Friday, August 24, 2007

Far East - Menanti Di Barzakh



ku merintih, aku menangis
ku meratap, aku mengharap
ku meminta dihidupkan semula
agar dapat kembali ke dunia nyata

perjalanan rohku melengkapi sebuah kembara
singgah di rahim bonda
sebelum menjejak ke dunia
menanti di barzakh sebelum berangkat ke Mahsyar
diperhitung amalan
penentu syurga atau sebaliknya

tanah yang basah, berwarna merah
semerah mawar dan jugak rindu
7 langkah pun baru berlalu
seusai talkin bernada syahdu
tenang dan damai di pusaraku
nisan batu manjadi tugu
namun tak siapa pun tahu resah penantianku

terbangkitnya aku dari sebuah kematian
seakan ku dengari
tangis mereka yang ku tinggalkan
kehidupan di sini bukan suatu khayalan
tetapi ia sebenar kejadian
kehidupan di sini bukan suatu khayalan
tetapi ia sebenar kejadian

kembali oh kembali
kembalilah ke dalam diri
sendirian sendiri
sendiri bertemankan sepi
hanya kain putih yang membaluti tubuhku
terbujur dan kaku
jasad di dalam keranda kayu

ajal yang datang dibuka pintu
tiada siapa yang memberi tahu
tiada siapa pun dapat hindari
tiada siapa yang terkecuali
lemah jemari nafas terhenti
tidak tergambar sakitnya mati
cukup sekali jasadku untukku mengulangi

jantung berdegup kencang
menantikan malaikat datang
menggigil ketakutan gelap pekat di pandangan
selama ini diceritakan
kini aku merasakan
di alam barzakh jasad dikebumikan
selama ini diceritakan
kini aku merasakan
di alam barzakh jasad dikebumikan

ku merintih, aku menangis
ku meratap, aku mengharap
ku meminta dihidupkan semula
agar dapat kembali ke dunia nyata...

No comments: